Dasar Akuarium
Parameter Air Akuarium Air Tawar: pH, Suhu, Kesadahan, dan Cara Membacanya
Angka mana yang benar-benar perlu diukur, seberapa sering, dan kapan sebaiknya tidak diutak-atik.
Untuk akuarium air tawar rumahan, tiga parameter yang paling menentukan adalah amonia, nitrit, dan suhu. pH dan kesadahan penting untuk memilih spesies yang cocok, tetapi stabilitasnya lebih berarti daripada angka idealnya.
Parameter mana yang benar-benar penting
Toko akuarium menjual belasan alat uji. Untuk akuarium rumah, urutan kepentingannya cukup jelas:
- Amonia dan nitrit. Keduanya beracun. Ini satu-satunya parameter yang bisa membunuh ikan dalam hitungan jam.
- Suhu. Menentukan laju metabolisme dan kadar oksigen terlarut.
- Nitrat. Penanda seberapa cukup penggantian air yang Anda lakukan.
- pH dan kesadahan. Menentukan spesies mana yang cocok dengan air Anda, tetapi jarang perlu diintervensi.
Suhu
Sebagian besar ikan hias air tawar tropis nyaman di rentang 24–27 °C. Di dataran rendah Indonesia, suhu ruang sudah memenuhi rentang itu sepanjang tahun.
Yang lebih perlu diperhatikan adalah fluktuasi. Perbedaan 4 °C antara siang dan malam menekan ikan lebih besar daripada suhu tetap yang sedikit di luar rentang ideal. Ruangan ber-AC dan dataran tinggi adalah dua kondisi yang membuat pemanas berguna.
Air hangat menahan lebih sedikit oksigen. Pada suhu di atas 28 °C, tambahkan aerasi meski ikan terlihat baik-baik saja.
pH dan kenapa jangan sering diubah
pH mengukur keasaman air pada skala 0–14. Air ledeng di Indonesia umumnya berada di kisaran 7,0–8,0.
Godaan terbesar pemelihara baru adalah menurunkan pH dengan cairan penurun pH agar sesuai angka di buku. Ini hampir selalu merugikan. Cairan penurun pH bekerja sesaat lalu nilainya melonjak kembali, dan ayunan pH jauh lebih berbahaya daripada pH stabil yang sedikit meleset.
Bila Anda menginginkan air yang lebih asam untuk chili rasbora atau cardinal tetra, gunakan daun ketapang, kayu rendam, atau gambut. Perubahannya lambat dan tidak melonjak balik.
Kesadahan: GH dan KH
GH mengukur kandungan mineral seperti kalsium dan magnesium. Angka ini penting bagi udang, yang membutuhkan mineral untuk membentuk cangkang baru setiap kali berganti kulit, dan bagi livebearer seperti guppy.
KH mengukur kemampuan air menahan perubahan pH. KH yang terlalu rendah membuat pH mudah anjlok tiba-tiba, terutama di akuarium dengan banyak kayu rendam.
Air RO murni memiliki GH dan KH mendekati nol. Air seperti ini tidak cocok dipakai langsung dan perlu ditambahkan mineral remineralisasi lebih dulu.
Amonia, nitrit, dan nitrat
Ketiganya adalah rantai yang sama dan dijelaskan lengkap di panduan siklus nitrogen. Ringkasnya:
- Amonia harus 0 ppm. Angka apa pun di atas nol memerlukan tindakan hari itu juga.
- Nitrit harus 0 ppm. Nitrit mengganggu kemampuan darah ikan mengangkut oksigen.
- Nitrat boleh terdeteksi. Jaga di bawah 40 ppm untuk ikan, dan di bawah 20 ppm bila ada udang.
Target per kelompok ikan
| Kelompok | Suhu | pH | Catatan |
|---|---|---|---|
| Betta | 24–28 °C | 6,0–7,5 | Permukaan air harus bisa dijangkau untuk bernapas |
| Guppy, platy, molly | 22–28 °C | 7,0–8,2 | Menyukai air agak sadah |
| Neon tetra, ember tetra | 22–28 °C | 5,5–7,0 | Warna lebih pekat di air sedikit asam |
| Chili rasbora, cardinal tetra | 24–28 °C | 5,0–7,0 | Air gambut atau daun ketapang membantu |
| Corydoras | 22–28 °C | 6,0–7,4 | Substrat pasir halus lebih menentukan daripada pH |
| Udang Neocaridina | 20–27 °C | 6,5–7,8 | Butuh GH cukup; hindari tembaga sepenuhnya |
Jadwal pengujian yang realistis
- Akuarium baru: amonia dan nitrit setiap dua hari sampai siklus selesai.
- Akuarium mapan: nitrat sekali dalam dua minggu; amonia dan nitrit hanya bila ada perubahan perilaku ikan.
- Setelah menambah ikan: amonia dan nitrit tiga hari berturut-turut.
- Setelah pengobatan: perlakukan seperti akuarium baru selama dua minggu.
Test kit cair lebih akurat dibanding test strip, terutama untuk nitrit. Simpan di tempat sejuk dan perhatikan tanggal kedaluwarsanya — reagen yang lewat masa pakai memberi hasil yang menyesatkan.
Tanya jawab singkat
Berapa pH ideal untuk akuarium ikan hias?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua. Rentang 6,5–7,5 mencakup sebagian besar ikan komunitas populer. Yang lebih penting adalah pH yang stabil, karena ayunan pH menekan ikan lebih besar daripada nilai yang sedikit di luar ideal.
Apakah air PDAM aman untuk ikan hias?
Aman setelah kaporit atau kloramin dinetralkan dengan kondisioner air. Mengendapkan air selama 24 jam menghilangkan sebagian kaporit, tetapi tidak efektif untuk kloramin yang dipakai sebagian penyedia air.
Seberapa sering air akuarium harus diganti?
Umumnya 20–30 persen setiap minggu untuk akuarium berpenghuni normal. Frekuensinya dinaikkan bila pembacaan nitrat terus berada di atas 40 ppm.